selamat datang

selamat datang di blog ini dan bergabunglah segera
Powered By Blogger

Rabu, 12 Mei 2010

Tersesat di Markas Rahasia Militer

Category: Humor Umum

Pada suatu sore, sebuah mobil tanpa sengaja masuk ke dalam area rahasia militer di daerah Ambarawa, sehingga para tentara sangat terkejut akan kedatangan mobil tersebut. Akhirnya mereka menangkap sopir dan memasukkan mereka ke dalam ruang interogasi.

Sang sopir akhirnya bercerita bahwa dia sedang dalam perjalanan dari Semarang ke Jogja dan tiba-tiba ada kabut sehingga dia menjadi tersesat dan akhirnya tanpa sengaja masuk ke area tersebut. Akhirnya tentara mengerahkan intel dari BIN untuk menyelidiki identitas sopir dan menahannya selama 1 malam untuk diinvestigasi.

Pada hari berikutnya, mereka akhirnya menemukan bahwa sopir tersebut memang tersesat dan bukan seorang mata-mata. Mereka mengisi bahan bakar mobil dan mengingatkan sopir bahwa "tidak ada markas rahasia", termasuk dengan ancaman akan memenjarakan dia seumur hidup, dan militer akhirnya memberitahukan jalur untuk ke Jogja dan mengantarnya sampai jalan raya.

Sore setelah kejadian itu, seakan tidak percaya, mobil yang sama masuk kembali ke markas rahasia militer. Para prajurit mengelilingi mobil, hanya saja sekarang ada 2 orang berada di mobil.

Sopir yang sama keluar dari mobil dan berkata, "Anda boleh melakukan apa saja terhadap saya, tapi istri saya sedang ada di dalam mobil dan anda harus menjelaskan kepadanya di mana saya semalam..."
Sent by: e-ketawa on May 11th, 2010 | Rate it and send to friend

Alasan Prajurit Datang Terlambat

Category: Humor Umum

Seorang Jenderal pergi keluar dan menemukan tidak ada satupun prajurit yang ada di tempat. Beberapa saat kemudian, ada seorang prajurit lari terengah-engah.

"Maaf, Pak! Saya bisa menjelaskan, anda tahu saya sedang apel ke rumah pacar dan terlambat. Saya mengejar bus tapi ketinggalan, saya naik gerobak sapi tapi patah, akhirnya saya menemukan peternakan dan meminjam kuda, namun kuda itu akhirnya meninggal di jalan, akhirnya saya lari 10 kilometer, dan sekarang saya sampai di sini."

Sang Jenderal sangat skeptis dengan penjelasan itu, namun karena dia sudah tiba di situ, akshirnya dia mengijinkan sang prajurit masuk. Beberapa saat kemudian, ada delapan prajurit yang datang dengan keadaan yang sama, dan sang Jenderal menanyakan kenapa mereka terlambat.

"Maaf, Pak! Kami sedang apel ke rumah pacar dan terlambat. Kami mengejar bus tapi ketinggalan, kami naik gerobak sapi tapi patah, akhirnya kami menemukan peternakan dan meminjam kuda, namun kuda itu akhirnya meninggal di jalan, akhirnya kami lari 10 kilometer, dan sekarang kami sampai di sini."

Sang Jenderal memandangi mereka, merasa sangat skeptis namun karena orang pertama diijinkan masuk, akhirnya mereka juga diijinkan masuk. Akhirnya, tentara ke-10 datang dengan nafas tersengal-sengal.

"Maaf, Pak! Saya sedang apel ke rumah pacar dan terlambat. Saya mengejar bus tapi ketinggalan, saya naik gerobak sapi..."

"Coba saya tebak," kata Jenderal, "gerobaknya rusak."

"Tidak, Pak..." kata prajurit, "ada banyak kuda yang mati di jalan, sehingga memerlukan waktu lama untuk menyingkirkannya..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar