selamat datang

selamat datang di blog ini dan bergabunglah segera
Powered By Blogger

Rabu, 19 Mei 2010

Tips Mengembalikan Keperawanan

Ada seorang ibu dan anak yang sudah dewasa, dua-duanya berprofesi sebagai WTS. Anaknya merasa heran terhadap ibunya, karena walaupun ibunya lebih tua darinya tapi ternyata memiliki pelanggan lebih banyak. Karena penasaran, akhirnya ia bertanya kepada ibunya, "apa sih resepnya?"

Si ibu dengan panjang lebar menjawab, "Resepnya, sewaktu melayani pelanggan, saya menggunakan petasan kecil yang di pasang di balik paha saya. Sewaktu petasan tersebut meledak karena tekanan, maka pelanggan akan bertanya, suara apa tuh? Saya jawab, Oh.. perawan saya pecah."

Akhirnya si anak pun mencari petasan kecil. Ternyata petasan tersebut laku keras dan telah habis di pasaran. Yang tersedia cuman petasan yang sangat besar. Akhirnya karena penasaran, digunakan juga petasan besar...

Datanglah pelanggan si anak yang pertama yang akan di layani. Si anak menggunakan petasan. Ketika pelayanan sedang memuncak... Terdengarlah suara menggelegar DUUUAAARRR......!!!

Si pelanggan terkejut dan bangun sambil bekacak pinggang... "Suara apaan tuh?", tanya pelanggan.

"Oh.. Perawan saya pecah Pak", Jawab si anak.

Dengan marah pelanggan berteriak, "PERAWAN SIH PERAWAN. TAPI BIJI GUA KE MANA

NIH!!!?"

Sopir Taksi Baru Kerja


Kejadian ini terjadi hari Senin lalu, sebut saja namanya, Susi. Karena ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal, Susi harus bekerja sampai larut malam dikantornya. Ketika ingin pulang Susi menyetop taksi untuk mengantarnya pulang.


"Kebon Jeruk ya Pak"

Sopir taksi itu hanya menggangguk, selama perjalanan tidak terjadi percakapan antara Susi dan Sopir Taksi, mungkin Susi merasa capek karena bekerja sampai larut malam. 20 menit lamanya keheningan terjadi, tiba-tiba Susi ingat bahwa uang yang dibawanya kurang untuk membayar ongkos taksi. Susi lalu menepuk pundak Sopir taksi dengan maksud berhenti dulu didepan untuk mengambil uang di ATM.

Tapi tiba2 setelah pundaknya ditepuk oleh Susi, Sopir taksi itu secara membabi buta membanting setirnya ke kanan kemudian ke kiri sambil berteriak secara histeris, sampai akhirnya taksi itu menabrak sebuah pohon.

Untung Susi dan Sopir Taksinya tidak mengalami luka yang cukup parah. Sopir Taksi itu kemudian meminta maaf kepada Susi
"Maaf ya Bu, Ibu nggak apa-apa? Ibu sih make nepuk pundak saya, kagetnya setengah mati bu!!"
"Lho, masa sih ditepuk pundaknya aja kaget??"
"Soalnya ini hari pertama saya jadi sopir Taksi, Bu"
"Emangnya pekerjaan bapak sebelumnya apa??"
"Selama 20 tahun saya jadi SOPIR MOBIL JENAZAH..."

Guru Stress Menyuruh Murid Mengisi Biodata

Seorang Ibu Guru Sekolah Dasar membagikan Daftar Isian murid-murid, mengenai data-data murid itu sendiri dan kedua orangtuanya.


Ada seorang muridnya yang karena gobloknya atau karena ingin “mengerjai” Gurunya, selalu bertanya-tanya:

Murid: “Bu, nama orangtua ditulis, ya?”

Guru: “Ya, ditulis.”

Tidak lama kemudian, murid tersebut bertanya lagi…

“Bu, alamat orangtua ditulis?”

Jawab Gurunya mulai kesal…

“Ya, ditulis!” katanya.

Belum tiga menit si murid bertanya lagi…

“Bu, jenis kelamin orangtua ditulis?”

Jawab Ibu Guru itu, yang kekesalannya telah sampai ke ubun-ubun…

“Nggak!! Digambar!!!”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar